Bukan Malaikat Izrail Yang Mencabut Nyawa, Tapi Malakul Maut.

Izrail, selama ini identik dengan nama malaikat pencabut nyawa. Dari sedari kecil -saya kira- kita diajari untuk menghafal sepuluh nama malaikat. Salah satunya, adalah Izrail.

Maka, tak heran, sampai dengan dewasa, kita berkeyakinan demikian.

Namun, setelah dewasa, kita lebih merdeka untuk menelusuri ilmu-ilmu yang telah diberikan oleh bapak/ibu guru kita dahulu (moga Allah, merahmati mereka). Namanya manusia, tentu tak lepas dari kesalahan.

Dan salah satu kesalahan itu adalah menamakan malaikat pencabut nyawa, dengan Izrail.

Bagaimana mungkin ini salah penamaan? Sebenarnya, bukan salah penamaan. Yang terjadi adalah, pengambilan nama Izrail ini, berdasarkan pada kisah-kisah Israiliyyat. Kisah-kisah dari bani Israil. Sebagian kisah tersebut, jika bersesuaian dengan nash, maka kita bisa ambil sebagai dalil. Namun, sebahagiannya lagi, tidak bisa.

Dalil tentang malaikat pencabut nyawa ini, bisa kita baca dalam Al Qur’an, surat As Sajadah, ayat ke 11.

[32.11] Katakanlah: “Malaikat maut yang diserahi untuk (mencabut nyawa) mu akan mematikan kamu; kemudian hanya kepada Tuhanmulah kamu akan dikembalikan.”

Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata dalam al-Bidayah wa al-Nihayah (1/49), “Adapun malaikat maut, tidak didapatkan keterangan jelas tentang namanya di dalam Al-Qur’an, tidak pula dalam hadits shahih. Penamaannya terdapat dalam sebagian atsar yang disebut dengan ‘Izrail, wallahu a’lam.”

Lantas, bagaimana dengan dalil-dalil lainnya? misalnya saja, dari hadits-hadits Nabi Shallallahu alaihi wasallam?

Dalam kitab Koreksi Hadits-Hadits Dho’if Populer buah karya Abu Ubaidah terbitan Media Tarbiyah pada poin 58, disebutkan dan dibahas sedikit mengenai penamaan malaikat Izrail ini.

Malaikat Izra’il

TIDAK ADA ASALNYA. Penamaan Malaikat pencabut nyawa yang ada dalam Al Qur’an dan Assunnah adalah dengan Malaikat Maut. Adapun menamainya dengan Izrail, maka tidak ada asalnya, berbeda dengan yang populer pada manusia, barangkali itu dari Israiliyyat. (Ahkaamul Janaa-iz (hal. 199)).

Syaikh Bakr Abu Zaid juga berkata:”Kesimpulan dari penjelasan ahli ilmu tentang masalah ini bahwa tidak ada hadits yang shahih tentang penamaan Malaikat Maut dengan Izra’il.

Imam al-sindi berkata, “Tidak ada hadit marfu’ yang menyebutkan namanya.”

Al-Munawi dalam al-Faidh al-Qadir (3/32) setelah menyebutkan bahwa malaikat maut yang namanya masyhur dengan ‘Izrail berkata, “Aku tidak mendapatkan penamaan itu dalam khabar ((hadits).”

Syaikh al-Albani dalam ta’liqnya terhadap perkataan Imam al-Thahawi, “Dan kita mengimani malaikat maut yang ditugaskan untuk mencabut nyawa alam semesta,” beliau rahimahullaah, “Aku katakan: ini adalah namanya (yang disebutkan) dalam Al-Qur’an. Sedangkan menamakannya dengan ‘Izrail, sebagaimana yang tersebut di tengah-tengah manusia, tidak memiliki landasan (dasar). Sesungguhnya penamaan tersebut berasal dari riwayat-riwayat Israiliyat.”

Syaikh Ibnu ‘Utsaimin berkata, “Malakul maut (malaikat pencabut nyawa) telah masyhur namanya dangan ‘Izrail, tapi itu tidak benar. Sesungguhnya nama ini disebutkan dalam riwayat-riwayat israiliyat yang tidak mengharuskan kita untuk mengimani nama ini. karenanya kita menamakan malaikat yang ditugaskan mencabut nyawa dengan “malakul maut”, sebagaimana yang Allah ‘Azza wa Jalla telah menamakannya dalam firman-Nya,

“Katakanlah: “Malaikat maut yang diserahi untuk (mencabut nyawa) mu akan mematikan kamu; kemudian hanya kepada Tuhanmulah kamu akan dikembalikan.” (Fatawa Ibnu al-Utsaimin: 3/161) wallahu a’lam.

Sumber: Al-Islam Sual wa Jawab, dalam situs http://www.Islamqa.com.

Dengan demikian, jelas sudah. Bahwa malaikat yang ditugasi Allah untuk mencabut nyawa, adalah Malakul Maut/Malaikat Maut. Bukan Izrail…

Wallahu a’lam

sumber bacaan:
- Benarkah Nama Malaikat Pencabut Nyawa Adalah ‘Izrail (Al-Islam Sual wa Jawab, dalam
situs http://www.Islamqa.com)
This entry was posted in Umum.

16 comments on “Bukan Malaikat Izrail Yang Mencabut Nyawa, Tapi Malakul Maut.

  1. zenstrive says:

    Tapi kan ada Jibril dan Mikail (Gabri-El dan Miche-El) juga, jadi mungkin dianalogikan dan Azra-El berubah menjadi Izroil.Kalo Kal-El jadi Superman XD

  2. nunksubarga says:

    sejarah muncul nama izrail tidak diketahui ya..

  3. thetrueideas says:

    zenstrive said: Kalo Kal-El jadi Superman

    jyaahhh….kalau Marv-El produksi komik ^_^

  4. mutsaqqif says:

    Kalo nama malaikat lain, gmn pak?

  5. jampang says:

    kalau zabaniyah itu…. malaikat apa, mas?

  6. Dalam pelajaran sekolah dasar, kalo menjawab soal ulangan dg menyebut: Malaikat Maut, resikonya bisa disalahkan gurunya, karena yg ada di buku pelajaran menyebutnya Malaikat Izrail. Rada ribet juga menjelaskannya ke anak ya :)

  7. nikinput says:

    jelas sudah! jazakallahu khairan.pernah membaca yang bahasannya sama di jurnal kang hendra, tp tentunya dgn gaya berbeda.urusan di sekolah memang ribet, ya. maunya sih menyekolahkan anak ke sekolah yang pelajaran aqidahnya bermanhaj tidak campur baur.

  8. kopiradix says:

    mungkin gak sumbernya kisah-kisah Israillyat mas?

  9. tianarief says:

    fightforfreedom said: Kalau bukan menjiplak, penerbit itu seenaknya mencatut nama penulis yang sudah terkenal. Lagi-lagi nama Wahyudin dipalak. Kini penerbit kurang ajar itu bernama Multi Trust. Dengan “kreatif”, nama Wahyudin ditambahkan Jumanta.

    ini memang sangat menyedihkan. terbayang, dulu saya belajar di tingkat dasar dan menengah dengan panduan kurikulum 1975. tidak mustahil, buku-buku wajib yang digunakan sama polanya seperti kasus di atas. seharusnya, depdiknas benar-benar mengawasi dan memeriksa materi buku pelajaran yang ditenderkan ke pihak ketiga, sebelum dicetak dan diedarkan. yang terpenting, buku pelajaran harus benar-benar ditulis ahlinya, bukan sekadar copy-paste.

  10. subhanallahu says:

    fightforfreedom said: Beberapa saya temui ia menjawab dg benar, namun disalahkan gurunya, krn memang gurunya mengikuti buku pelajaran. Yang peling sering ditemui masalah ini adalah pelajaran2 yang kalo sudah menyangkut sejarah, matematika & logika, serta agama.

    jadi ingat dulu sering mendebat guru mengenai teori evolusi, hehe….

  11. hwwibntato says:

    tulisan yang berfaidah untuk saya …jazakallahu khairan …

  12. anotherorion says:

    ngertiku dewa pencabut nyawa nek gelut lawan sun go kong kalahan

  13. mexsofyan says:

    siapa yang mencabut nyawa malaikat izrai..kelak setelah allahSWT dan Dia..?ada yang tau gak…

  14. rikodewayne says:

    yang paling aneh atau susah diterima bukan cara memberitahu ke anak. ini kan ada yg memulai. kenapa tidak ada riwayat, siapa yg mulai menyutujui riwayat israiliyat ini sebagai dalil penamaan malaikat maut dengan nama izrail. apakah ada unsur kesengajaan? jika hal semudah ini saja bisa dipermainkan apalagi hal yg lebih sulit ditelusuri?

  15. lacodoroni says:

    Yang mencabut nyawa malaikat maut di hari kiamat siapa ya?

  16. Syaiful Aja says:

    Bantahan bagi yang mengingkari malaikat maut bernama Izrail

    Sebagian orang telah menyangka atas batilnya penamaan malaikat maut dengan nama izrail,sehingga Syaikh al-Albani berkata dalam ta’liqnya terhadap perkataan Imam al-Thahawi,
    “Dan kita mengimani malaikat maut yang ditugaskan untuk mencabut nyawa alam semesta,” beliau rahimahullaah, “Aku katakana: ini adalah namanya (yang disebutkan) dalam Al-Qur’an. Sedangkan menamakannya dengan ‘Izrail, sebagaimana yang tersebut di tengah-tengah manusia, tidak memiliki landasan (dasar). Sesungguhnya penamaan tersebut berasal dari riwayat-riwayat Israiliyat.”
    Syaikh Ibnu ‘Utsaimin berkata, “Malakul maut (malaikat pencabut nyawa) telah masyhur namanya dangan ‘Izrail, tapi itu tidak benar. Sesungguhnya nama ini disebutkan dalam riwayat-riwayat israiliyat yang tidak mengharuskan kita untuk mengimani nama ini. karenanya kita menamakan malaikat yang ditugaskan mencabut nyawa dengan “malakul maut”, sebagaimana yang Allah ‘Azza wa Jalla telah menamakannya dalam firman-Nya,

    : “وأما تسميته بـعزرائيل كما هو الشائع بين الناس فلا أصل له ، وإنما هو من الإسرائيليات”ا.هـ .

    ;Adapun penamaan malaikat maut dengan nama izrail sebagaimana telah masyhur di kalangan manusia,maka itu tidak ada asalnya,tetapi itu merupakan cerita isroiliyat.

    TANGGAPAN & BANTAHAN

    Ini adalh sangkaan yang tertolak,karena penamaan izrail telah di tunjukan oleh hadis,atsar dan ijma:

    1. bukti dari hadist:
    Dalam hadist tentang nafhus suwar;tiupan sangkakala yang hadisnya sangat panjang,telah meriwayatkan Alhafid al Baihaqi dalam kitab al baas dan di perselisihkan kesohehannya,maka Alhafid Abu bakar bin arobi mensohehkan,dan ibnu hajar menetapkannya sebagaimana dalam kitab as’ilah wa ajwibah hal 75 dengan pentahqiq marzuqi ali.

    2.bukti dari atsar;
    Telah berkata al hafid Ibnu kasir dalam tafsirnya pada surat as sajdah ayat 11: Katakanlah: “Malaikat maut yang diserahi untuk (mencabut nyawa)mu akan mematikanmu, kemudian hanya kepada Tuhanmulah kamu akan dikembalikan.”

    : “وقد سمى -ملك الموت- فى بعض الآثار بعزرائيل، وهو المشهور. قاله قتادة وغير واحد”

    telah dinamakan malaikat maut dengan izrail dalam sebagian atsar dan itu masyhur seperti di katakan oleh qutadah dan yang lainnya.

    telah berkata al hafid assuyuti dalam kitab ad durr mantsur ketika mentafsir as sajdah ayat 11 :

    “”وأَخْرَجَ ابنُ أبي الدُّنْيا وأبو الشَّيْخِ فِي “العَظَمَة” عَن أشْعَثَ بنِ شُعَيْبٍ رَضِي الله عنه قالَ: سَأَلَ إبراهيمُ عَلَيه السلامُ مَلَكَ الموتِ واسمُهُ عَزْرائيلُ”.ا.هـ..

    :telah mengeluarkan ibnu abi dunya dan abu syaikh dalam al adhomah dari asy’ats bin syuaib RA,beliau berkata;telah berkata Nabi ibrahim kepada malaikat maut dan namanya izrail.

    3,bukti dari ijma:

    Maka telah di riwayatkan bukan hanya oleh seotang ulama saja,di antaranya oleh qodhi iyadl dalam as syifa pada fasal hukum man sabba baqiyatil anbiya wal malaikat 2/303 :

    والمشتهر المتفق عليه بالإجماع القاطع كجبريل و ميكائيل ومالك وخزنة الجنة …وكعزرائيل

    : Dan yang mashur yang di sepakati padanya dengan ijma yang qot’i seperti malaikat jibril,mikail,malik dan penjaga surga dan sperti izrail.

    lalu beliau berkata:

    الإجماع على أن اسم ملك الموت عزرائيل، و هذا الإجماع وحده كاف للتصديق لان الأمة لا تجتمع على ضلالة

    ;telah ijma bahwa nama malaikat maut adalah izrail,dan ijma ini dengan sendirinya sudah cukup untuk pembenaran,karena ummat tidak akan berkumpul pada kesesatan.

    kesimpulan:

    Telah Tetap penamaan malaikat maut dengan nama izrail,berkata al manawi dalam faidul qodir 3/32 :

    : “ومِنْ أكابِرِ المَلائِكَةِ إسْرافِيلُ وعَزْرائيلُ علَيهِما السلامُ،والأخبارُ كَثِيرَةٌ دَلَّتْ عَلَيْهِما،وَثَبَتَ أنَّ عَزْرائيلُ علَيه السلامُ مَلكُ المَوت” ا.هـ.

    Dan di antara para penghulu malaikat adalah israfil dan izrail alaihimas salam dan banyak hadis hadis yang menunjukan hal itu,dan telah tetap bahwa izrail adalah malaikat maut.
    Berkata ibnu qoyyim dalam kitab ijtima juyus al islamiyah hal 103 cet darul kutub al alamiyah-bairut,cet pertama tahun 1404 H;KETIKA MENGUATKAN PERKATAAN Imam syafiiyah abil abbas bin suraij :

    … وأن الملائكة حق وان جبرائيل حق وميكائيل حق وإسرافيل حق وعزرائيل وحملة العرش والكرام الكاتبين من الملائكة حق وان الشياطين والجن حق وان كرامات الأولياء ومعجزات الأنبياء حق ) ..

    ;Sungguh malaika itu haq,dan sungguh jibril itu haq,mikail itu haq,isrofil itu haq,dan izrail dan malaikat pemangku arasy dan malaikta kiromul katibin itu semua di antara malaikat yang haq,dan sungguh syaitan dan jin itu haq,dan sungguh karomat para wali dan mukzizat rasul itu haq.

    Bantahan atas perkataan mereka bahwa itu cerita isroiliyat [Cerita-cerita dari Ahlul Kitab yang telah masuk Islam inilah yang dikenal dengan istilah Israiliyyat.]

    Jika pun benar bahwa itu Cerita isroiliyat,maka itu tidak masalah,INI SEBAGAIMANA yang di sabdakan oleh Rasul SAW ,DI KELUARKAN OLEH Imam al-Bukhari dari Ibn ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda:

    بلغوا عني ولو آية وحدثوا عن بني إسرائيل ولا حرج، ومن كذب علي متعمدا فليتبوأ مقعده من النار

    Artinya: “Sampaikanlah dariku walaupun hanya satu ayat, dan ceritakanlah cerita-cerita dari Bani Israil dan tidak ada dosa. Barangsiapa yang berdusta atas namaku secara sengaja maka hendaklah dia menempati tempat duduknya di neraka.” [Diriwayatkan juga oleh Imam Ahmad dan at-Tirmidzi] :

    Berkata Imam Ibnu hajar al asqolani dalam fathul bari juz 6 hal 361:

    أي لا ضيق عليكم في الحديث عنهم ؛ لأنه كان تقدم منه صلى الله عليه وسلم الزجر عن الأخذ عنهم والنظر في كتبهم ،ثم حصل التوسع في ذلك وكأن النهي وقع قبل استقرار الاحكام الاسلامية والقواعد الدينية خشية الفتنة ثم لما زال المحذور وقع الاذن في ذلك لما في سماع الاخبار التي كانت في زمانهم من الاعتبار . وقيل معنى قوله (لا حرج) لا تضيق صدوركم بما تسمعونه عنهم من الأعاجيب فان ذلك وقع لهم كثيرا. وقيل (لا حرج) في أن لا تحدثوا عنهم لان قوله أولا حدثوا صيغة أمر تقتضي الوجوب فأشار إلى عدم الوجوب وأن الامر فيه للإباحة بقوله ولا حرج أي في ترك التحديث عنهم. .وقال مالك: المراد جواز التحدث عنهم بما كان من أمر حسن أما ما عُلم كذبه فلا. وقيل المعنى حدثوا عنهم بمثل ما ورد في القرآن والحديث الصحيح. وقيل: المراد جواز التحدث عنهم بأي صورة وقعت من انقطاع أو بلاغ لتعذر الاتصال في التحدث عنهم بخلاف الاحكام الاسلامية فان الأصل في التحدث بها الاتصال ولا يتعذر ذلك لقرب العهد. وقال الشافعي: من المعلوم أن النبي صلى الله عليه وسلم لا يجيز التحدث بالكذب فالمعنى حدثوا عن بني إسرائيل بما لا تعلمون كذبه وأما ما تجوزونه فلا حرج عليكم في التحدث به عنهم ، وهو نظير قوله إذا حدثكم أهل الكتاب فلا تصدقوهم ولا تكذبوهم ولم يرد الاذن ولا المنع من التحدث بمن يقطع بصدقه)). انتهى

    : Yaitu tidaklah sempit bagimu untuk menceritakan dari mereka karena telah berlalu larangan dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam untuk mengambil kisah dari mereka dan hati-hati terhadap kitab-kitab mereka, namun kemudian hal itu diberikan kelapangan untuk menceritakan dari mereka. Larangan itu terjadi sebelum mantapnya hukum-hukum Islam dan kaidah-kaidah agama, dan khawatir adanya fitnah. Lalu ketika hal yang demikian telah berlalu, maka diberikanlah izin untuk mendengarkan kabar-kabar yang pernah terjadi pada zaman mereka dahulu yang memiliki i’tibar (pelajaran). Dikatakan juga makna sabdanya “tidak apa-apa” adalah tidak menyempitkan dadamu jika kamu mendengarkannya dari mereka berupa keajaiban-keajaiban mereka, sebab hal itu memang banyak terjadi pada mereka.dan dalam sabda nabi: la haroj: tidak berdosa” yakni dalam menceritakan dari mereka,karena yang pertama; ‘jangan menceritakan’itu adalah amar yang berfaidah wajib,maka Rasul isarah atas tidak wajibnya yakni menujukan mubah;boleh dengan sabda Nabi; tidak berdosa”yakni ketika tidak menceritakannya….dan berkata Imam Malik:maksudnya boleh menceritakan hadis dari mereka ketika dalam hal baik,adapun ketika di ketahui dustanya,maka jangan menceritakannya….

    berkata Alhafid Al aeni dalam umdatul qori 12/117:

    (( فيه جواز التحدث عما كان في زمن بني إسرائيل وقد جاء (تحدثوا عن بني إسرائيل ولا حرج عليكم) )). انتهى

    DI dalamnya kebolehan menceritakan dari sesuatu yang ada pada zama bani israi,karena nyata telah datang dalam hadis:“Sampaikanlah dariku walaupun hanya satu ayat, dan ceritakanlah cerita-cerita dari Bani Israil dan tidak ada dosa.

    - Qadhi iyadh mengatakan bahwa : ” Konsensus / Ijma ummat bahwa malaikat maut bernama izrail”

    (Kitab asyifa bitahrif huqub al mustafa, Juz 2)

    Al-Qadhi ‘Iyadh al-Maliki (544 H) adalah ulama ahli fiqh dan hadist penulis kitab syarah muslim dengan judul Ikmal al-Mu’allim bi fawaid Muslim dsb. dan banyak lagi kitab kitab beliau lainnya.

    - Hadis Riwayat Imam baihaqi dan athabrani menyebutkan bahwa MALAIKAT MAUT BERNAMA IZRAIL

    - Imam al andalusi (Imam Tafsir alqur’an) menyebutkan bahwa “Malaikat maut bernama Izrail”. (kitab Bahr Al muhit dalam tafsir surat assajadah ayat 11).

    - Bahkan Ibnu Taymiyah yang wahaby katakan sebagai imamnya. Dalam kitab Majmu fatwa ibnu Taymiyah katakan : “Maliakat pencabut nyawa bernama Izrail”.

    - Bahkan pendiri gerakan sesat wahhaby Muhhamad bin Abdul wahhab Annajdy pun mengtakan : “Malaikat maut bernama Izrail” !. Lihat kitab tulisannya Ushul al iman.

    -Lebih dari 22 kitab aqidah utama rujukan ahlusunnah pengikut 4 madzab sunni mengatakan bahwa malaikat maut bernama Izrail.

    Ini bukti kitab kitab rujukan ahlsuunnah yang menyatakan Bahwa Maliakat maut bernam Izrail:

    Wallaohu alam bis showab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s